Kumpul di Sanggar Agung Sastro Jindro, Menjaga Luhur Budaya Tetap Hidup untuk Generasi
BanyuwangiOknews
Kamis, 8/10, 08:00 bertempat di Sanggar Agung Sastro Jindra Hayuningrat Pangruwate Jagad, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, terselenggara pertemuan yang penuh makna. Acara ini mengundang para tokoh dan penganut penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa se-Banyuwangi dalam satu ruang silaturahmi yang penuh kekeluargaan.
Pertemuan ini digelar bukan sekadar urusan koordinasi, melainkan untuk mempererat tali persaudaraan, menjalin kerja sama yang erat, dan yang paling utama , menjaga serta melestarikan budaya Jawa agar tetap hidup dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Di tengah arus zaman yang terus berubah, kehadiran para tokoh dan sesepuh ini menjadi bukti nyata bahwa kekayaan budaya luhur tanah ini tidak boleh pudar. Budaya Jawa yang penuh kelembutan, ketulusan, dan kearifan hidup ini adalah warisan berharga yang harus dijaga, dipelihara, lalu dipaparkan dengan bangga kepada anak cucu kelak.
"Ya penting sekali bagi kita untuk sesering mungkin mengadakan perkumpulan seperti ini. Tujuannya tak lain adalah untuk terus menguri-uri budaya, agar warisan luhur ini tetap terjaga dan dapat dinikmati serta diteruskan oleh generasi yang akan datang."singkat mbah pon
Dalam kehangatan pertemuan itu, terlihat jelas semangat yang sama: agar nilai-nilai luhur, tata krama, serta kearifan lokal yang menjadi jati diri bangsa ini senantiasa diuri-uri, tidak tergerus waktu, dan tetap menjadi cahaya penuntun bagi generasi penerus di Banyuwangi maupun di mana pun mereka berada.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pun turut mendukung langkah ini, menyadari bahwa kemajuan sejati tidak hanya soal pembangunan fisik, melainkan juga bagaimana kita menjaga jiwa dan akar budaya kita sendiri.
Editor :Titus Y